+62 818 0660 0888 Senin-Minggu: 09:00 AM - 05:00 PM
permasalahan-seksual-pria-kenali-penyebab-dan-jenisnya-

Permasalahan Seksual Pria: Kenali Penyebab dan Jenisnya!

Permasalahan seksual pria merupakan salah satu hal yang menyebabkan menurunnya tingkat kepercayaan diri seorang pria. Pasalnya masalah tersebut dapat mengganggu tidak hanya untuk orang itu sendiri, namun juga untuk pasangannya. Masalah seks pada pria dapat terjadi karena berbagai faktor penyebab dan jenis. Permasalahan tersebut tidak boleh dibiarkan karena bisa jadi merupakan pertanda dari kondisi kesehatan yang menjadi serius

Penyebab Permasalahan Seksual Pria

Masalah seksual pada pria umumnya dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu fisik dan psikologis. Permasalahan yang disebabkan oleh faktor fisik biasanya didasari oleh kondisi penyakit seperti diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan neurologis, ketidakseimbangan hormon, penyakit kronis seperti gagal ginjal atau hati, kecanduan alkohol, serta penyalahgunaan obat-obatan. Pada obat-obatan tertentu yang dikonsumsi untuk menangani permasalahan tubuh lainnya, terdapat efek samping yang dapat menyebabkan terjadinya permasalahan seksual pria, diantaranya yaitu pemakaian obat obat antidepresan yang dapat memengaruhi hasrat dan fungsi seksual pada tubuh.

Pada faktor psikologis, penyebabnya dapat berasal dari stress ataupun kecemasan terhadap suatu hal, seperti pada pekerjaan, kekhawatiran tentang kinerja seksual, permasalahan pada pernikahan atau hubungan, perasaan bersalah, depresi, ataupun efek dari trauma seksual pada masa lalu.

Permasalahan seksual biasanya terjadi pada orang dewasa dalam segala usia. Namun, umumnya permasalahan seks pada pria terjadi lebih sering pada mereka yang berada dalam populasi geriatric atau dalam artian terjadi pada seseorang dengan penurunan kesehatan akibat penuaan atau pertambahan usia. 

Jenis-jenis Permasalahan Seksual Pria yang Sering Terjadi

1. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi atau biasa juga dikenal dengan sebutan impotensi merupakan suatu kondisi ketika penis tidak dapat ereksi secara optimal untuk berhubungan seksual. Terjadinya disfungsi ereksi merupakan salah satu permasalahan seksual pria yang paling umum terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Namun gangguan tersebut juga dapat terjadi dikarenakan berbagai sebab lainnya seperti gangguan hormon, kondisi psikologis, perawatan medis tertentu, kelebihan berat badan, kerusakan saraf penis, obat-obatan tertentu, efek samping alkohol dan merokok, serta penyakit berat seperti stroke dan diabetes. Permasalahan disfungsi ereksi dapat terjadi dalam beberapa bentuk kondisi, diantaranya yaitu:

  • Kesulitan mencapai ereksi ataupun tidak dapat ereksi.
  • Kesulitan mempertahankan ereksi.
  • Terjadi ereksi namun kondisi penis yang kurang keras sehingga kesulitan untuk terjadi penetrasi.
  • Gagal ereksi.

2. Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan salah satu keluhan untuk masalah seks yang paling umum dirasakan oleh sebagian besar pria, kondisi tersebut tidak hanya terjadi saat melakukan hubungan seksual namun dapat juga terjadi saat pria melakukan masturbasi. 

Ejakulai dini didefinisikan sebagai kondisi masalah seksual yang terjadi pada pria di mana ejakulasi terjadi lebih cepat dari yang diharapkan saat sedang melakukan hubungan seksual. Walaupun sebenarnya tidak ada batas patokan waktu tertentu mengenai durasi ideal untuk ejakulasi, namun sebagian besar pakar mengartikan ejakulasi dini sebagai pencapaian orgasme yang berlangsung setelah kurang dari dua menit sejak penetrasi dimulai. 

3. Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi tertunda adalah kondisi gangguan seksual yang terjadi pada pria di mana pria membutuhkan rangsangan seksual dalam waktu lebih lama untuk mencapai titik klimaks seksual dan ejakulasi, waktu yang dibutuhkan oleh seorang pria dengan kondisi ini yaitu sekitar 30 menit atau lebih untuk akhirnya dapat mencapai orgasme dan berejakulasi. Namun, untuk sebagian orang dengan kondisi gangguan ini, bahkan tidak dapat berejakulasi sama sekali (anejakulasi). 

4. Ejakulasi Retrograd

Kondisi permasalahan seksual pria satu ini memang tidak terlalu familiar dibandingkan dengan jenis lainnya. Ejakulasi retrograd adalah kondisi di mana sperma tidak keluar seperti seharusnya melainkan masuk kedalam kandung kemih saat orgasme. Kondisi ini disebabkan karena adanya gangguan pada saraf di dalam kandung kemih dan leher kandung kemih yang menyebabkan ejakulasi justru malah mengalir ke kandung kemih. Pria dengan masalah seksual ini tetap dapat mencapai titik klimaks seksual, namun mungkin dengan kondisi hanya dapat mengeluarkan sedikit sperma atau bahkan tidak sama sekali, yang mana sering disebut sebagai orgasme kering. Walaupun tidak berbahaya, jenis ejakulasi ini dapat menyebabkan kemandulan pada pria.

5. Sulit Orgasme

Sulit orgasme merupakan salah satu jenis permasalahan seksual pria yang juga cukup umum untuk ditemui. Orgasme merupakan kondisi yang memicu ejakulasi. Berbeda dengan orang dengan kondisi permasalahan ejakulasi dini, pria yang memiliki masalah kesulitan mencapai orgasme justru tidak dapat menyentuh titik klikmaks pada saat berhubungan seksual meskipun penis sudah ereksi dan merasa cukup terangsang. Terdapat tiga faktor utama yang membuat pria susah orgasme, yaitu kerusakan saraf, gangguan hormon, dan kondisi psikologis seseorang.

6. Rasa Sakit Saat Berhubungan Seksual

Dalam berhubungan seksual, tidak melulu wanita yang mengalami rasa sakit. Pria pun dapat mengalami hal yang serupa akibat dari robekan, gesekan, peradangan atau struktur abnormal pada kulup penis (misalnya kulit kulup yang terlalu ketat atau kulit kulup tersangkut di belakang kepala penis dan tak bisa ditarik ke depan) dapat membuat penetrasi menjadi menyakitkan. Kondisi kesehatan yang terjadi pada alat genital pria seperti peyronie, prostatitis, penyakit kelamin menular, hipospadia, infeksi saluran kencing, priapismus, hingga hipersensitivitas penis, juga dapat menimbulkan rasa sakit pada pria saat berhubungan seksual.

7. Gairah Seksual Rendah

Gairah seksual pada pria yang rendah juga adalah salah satu permasalahan seksual pria yang merupakan suatu gambaran penurunan minat pria terhadap aktivitas seksual. Terjadinya kondisi penurunan gairah seks dapat terjadi dari waktu ke waktu dan dapat mengalami level gairah seksual yang bervariasi sepanjang hidup pria tersebut. Kondisi penurunan gairah seksual yang cukup parah dapat didiagnosis sebagai salah satu gangguan hasrat seksual hipoaktif. Kondisi tersebut disebabkan karena adanya ketidakseimbangan tingkat hormon di otak yang mengakibatkan dopamin dan norepinefrin (senyawa pada otak) mengalami penurunan.

Seks seharusnya dapat menjadi salah satu kegiatan menyenangkan untuk sebagian orang dan pasangannya, termasuk yang hendak memiliki keturunan pasca melangsungkan pernikahan dengan orang terkasih. Namun tidak dapat dipungkiri, adanya permasalahan seksual membuat hasrat tersebut seringkali membuat seseorang termasuk pria justru mengalami stress lantaran memiliki permasalahan yang berhubungan dengan organ genitalnya. Maka dari itu penting untuk Anda menjaga kesehatan organ genital dengan rutin memeriksakannnya ke dokter jika Anda merasa mengalami salah satu jenis permasalahan di atas. Salah satu tindakan yang dapat membantu meningkatkan gairah seksual pria adalah dengan melakukan testoterone injection atau pemberian hormone testosterone untuk membantu menstimulasi  otak dan memberikan dorongan ke seluruh tubuh untuk meningkatkan performa seksual pada pria.

Klinik Khusus yang Dapat Menangani Masalah Seksual Pada Pria

Saat ini di Indonesia telah hadir Jakarta Men Clinic sebagai klinik khusus pria yang menghadirkan dokter spesialis terpercaya yang dapat menangani berbagai kondisi kesehatan pada pria termasuk permasalahan seksual pria. Dengan didukung peralatan modern terlengkap se-Indonesia, membuat Jakarta Men Clinic layak untuk Anda percaya sebagai solusi dari penanganan masalah seksual pada diri Anda. 

Jika Anda merasa mengalami salah satu jenis masalah seksual yang disebutkan di atas, segera lakukan pertemuan dengan dokter spesialis urologi di Jakarta Men Clinic. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui nomor +62 818-0660-0888 dan dapatkan pengalaman terbaik dalam menangani permasalahan seksual pria, hanya di Jakarta Men Clinic.