+62 818 0660 0888 Senin-Minggu: 09:00 AM - 05:00 PM
masturbasi-pada-pria-ketahui-dampak-negatif-serta-manfaatnya-

Masturbasi pada Pria: Ketahui Dampak Negatif Serta Manfaatnya!

Masturbasi pada pria atau yang juga dikenal dengan sebutan onani, merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan oleh pria dengan tujuan untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan cara melakukan perangsangan pada alat kelaminnya sendiri. Rangsangan yang dilakukan bisa dengan cara menyentuh, memijat, atau bahkan menggesek alat kelamin, dengan menggunakan atau tanpa bantuan alat.

Pada pria, masturbasi diakhiri dengan keluarnya air mani atau semen yang merupakan cairan yang membawa sel-sel sperma. Masturbasi bukan hanya kegiatan yang dapat dilakukan oleh pria, namun juga oleh wanita. Namun, frekuensi kegiatan masturbasi yang dilakukan oleh pria umumnya jauh lebih sering dibandingkan dengan wanita, sehingga banyak muncul mitos dan fakta, terutama yang berkaitan dengan kesehatan tubuh.

Onani atau masturbasi diyakini oleh sebagian pria, bisa membantu untuk meredam stres, meningkatkan kualitas tidur, hingga dirasa dapat meningkatkan produksi hormon endorfin dalam tubuh. Akan tetapi, dibalik manfaat yang bisa didapatkan, ada juga dampak negatif dari onani yang bisa terjadi. Walaupun sesungguhnya perilaku ini tidak menyebabkan gangguan kesehatan secara langsung. Namun, jika masturbasi pada pria dilakukan secara berlebihan, maka bisa menyebabkan berbagai efek negatif, Apa sajakah itu? Simak artikel ini untuk mendapatkan jawabannya.

Dampak negatif masturbasi pada pria bagi kesehatan tubuh

1. Ejakulasi Dini

Salah satu efek samping negatif yang dapat terjadi kepada pria yang terlalu sering melakukan masturbasi adalah ejakulasi dini. Efek negatif tersebut dapat dirasakan saat berhubungan seksual yang menyebabkan pria cenderung tidak dapat mencapai klimaks. Selain itu, onani yang berlebihan umumnya dapat menyebabkan berkurangnya sensitivitas terhadap sentuhan orang lain, dan justru malah membuat Anda yang melakukannya menjadi cenderung lebih akrab dengn sentuhan dari diri sendiri.

2. Iritasi kulit hingga fraktur penis

Frekuensi dari masturbasi pada pria yang terlalu sering dapat memicu timbulnya iritasi kulit sampai pada pembekakan pada bagian organ genital. Hal ini sangat memungkinkan untuk terjadi pada pria yang tidak pernah menggunakan pelumas saat melakukan masturbasi. Risiko yang lebih berbahaya, akibat onani dapat menyebabkan terjadinya fraktur penis yang disebabkan oleh adanya paksaan membengkokkan penis saat ereksi. Kondisi ini akan menyebabkan penis mengalami pembengkakan.

3. Dapat menyebabkan kanker prostat