+62 818 0660 0888 Senin-Minggu: 09:00 AM - 05:00 PM
ginekomastia-man-boobs

GINEKOMASTIA / MAN BOOBS

GINEKOMASTIA

 

PENGERTIAN GINEKOMASTIA

Ginekomastia adalah pembesaran jaringan kelenjar payudara yang terjadi pada pria. Pembesaran disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dengan testosteron. Ginekomastia bisa terjadi pada usia remaja maupun dewasa yang dapat terjadi secara alami. Namun, ginekomastia juga dapat menjadi tanda suatu penyakit yang serius, dan pria yang mengalaminya bisa merasa malu.

Umumnya, ginekomastia bukan masalah serius, tetapi bisa jadi sulit untuk mengatasi. Laki-laki dan anak laki-laki dengan ginekomastia kadang-kadang mengalami nyeri di dada mereka.

 

BAGAIMANA GEJALANYA?

Gejala utama ginekomastia adalah payudara yang membesar pada pria. Payudara yang membesar ini umumnya terjadi di kedua payudara, tetapi dapat juga terjadi hanya di satu payudara. Payudara akan terasa kenyal atau kencang, dan dapat menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan, namun umumnya tidak muncul rasa sakit. Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejala gynecomastia tertentu, mohon konsultasi pada dokter.

 

APA PENYEBABNYA?

Ginekomastia disebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan hormon testosteron. Estrogen merupakan hormon yang mengatur karakter wanita, seperti pertumbuhan payudara. Sedangkan, testosteron adalah hormon yang mengatur karakter pria, seperti pertumbuhan otot dan rambut di tubuh. Namun, baik pria maupun wanita, tetap memproduksi kedua hormon tersebut. Dengan kata lain, wanita tetap menghasilkan hormon testosteron dan pria tetap menghasilkan hormon estrogen, tetapi dengan perbandingan yang berbeda. Ginekomastia terjadi saat hormon estrogen meningkat atau kadar testosteron menurun pada pria.

Pada keadaan alami, ginekomastia dapat terjadi pada waktu-waktu tertentu, seperti:

             Pasca kelahiran.

             Masa pubertas.

             Masa dewasa.

Ginekomastia juga dapat disebabkan sejumlah zat dan obat-obatan, antara lain:

             Obat antiandrogen, seperti finasteride dan spironolactone.

             Obat-obatan yang digunakan untuk pembesaran prostat atau kanker prostat.

             Obat darah tinggi golongan antagonis kalsium atau ACE inhibitor.

             Obat antidepresan.

             Obat penenang, seperti diazepam.

             Obat penyakit jantung, seperti digoxin.

             Antibiotik, seperti metronidazole.

             Obat maag, seperti cimetidine dan omeprazole.

             Obat infeksi jamur, seperti ketoconazole.

             Obat mual, seperti metoclopramide.

             Kemoterapi.

             Suplemen penambah massa otot (steroid anabolik)

             Produk perawatan tubuh yang mengandung tea tree oil atau lavender.

             NAPZA.

             Alkohol.

Selain obat-obatan, ginekomastia juga bisa disebabkan oleh penyakit yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon, di antaranya:

             Hipertiroidisme.

             Obesitas.

             Sirosis.

             Hipogonadisme. Kondisi yang menghambat produksi hormon testosteron seperti sindrom Klinefelter.

             Tumor. Beberapa tumor seperti tumor testis, tumor kelenjar adrenal, dan kelenjar hipofisis (pituitary), bisa menganggu keseimbangan kadar estrogen dan testosteron.

             Gagal ginjal. 50% pasien cuci darah terserang ginekomastia akibat perubahan hormon.

             Malnutrisi. Saat seseorang kekurangan nutrisi, kadar testosteron akan menurun, namun kadar estrogen tetap konstan.

 

PENGOBATAN GINEKOMASTIA

 

Pengobatan dengan bedah bertujuan mengembalikan bentuk normal payudara dan memperbaiki kelainan payudara, puting dan areola. Pengobatan operatif dilakukan jika respon obat-obatan tidak mencukupi. Pembedahan yang bersifat kuratif dapat dilakukan pada tumor yang menyerang penghasil estrogen atau hCG. 

 

Ada 2 jenis operasi yang dapat dilakukan yaitu Surgical resection (subcutaneousmastectomy) dan Liposuctio-assisted mastectomy.

 

Surgical Resection (Subkutaneus Mastektomi) Ada beberapa jenis irisan pada eksisi payudara laki-laki. Jenis irisan yang sering dilakukan adalah dengan insisi intra-areolar atau Webster incision. InsisiWebster   dibuat sepanjang lingkaran areola bagian bawah dan dengan panjang irisan yang bervariasi tergantung dari areola pasien. Insisi lain yang digunakan adalah insisi tranversal yang melewati papilla mamae. Insisi  ini memiliki bukaan yang terbatas. Triple-V incision  memiliki bukaan yang paling besar namun jarang digunakan saat sekarang. Sebelum operasi, dokter bedah harus menetukan garis insisidan memperkirakan kedalaman jaringan lemak dan jaringan payudara yang akan dikeluarkan. Selain itu ada teknik Letterman dan juga teknik yang digunakan jika ginekomastia bersifat massif.

 

Liposuctio-assisted mastectomy Liposuctio-assisted mastectomy merupakan salah satu jenis operasi untuk pseudognikomastia. Insisi dibuat sekitar  1cm diatas areola, lalu jaringan kelenjar dan parenkim disedot keluar. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1980an. Sekarang digunakan ultrasonic liposuction yang meningkatkan hasil koreksi payudara. Komplikasi pasca operasi ini lebih kecil dibandingkan dengan operasi open mastektomi.