+62 818 0660 0888 Senin-Minggu: 09:00 AM - 05:00 PM
efek-samping-dan-manfaat-dari-aktifitas-masturbasi-pada-pria-

Efek Samping Dan Manfaat Dari Aktifitas Masturbasi Pada Pria.

Artikel ini dibuat tanggal 31/03/2020. 14:20

Efek Samping Dan Manfaat Masturbasi.

Masturbasi adalah kegiatan yang normal dan sangat umum. Karena hal ini adalah cara alami dan aman untuk menjelajahi tubuh anda, merasakan kesenangan, dan melepaskan ketegangan secara seksual mandiri. Hal ini hampir dilakukan oleh seluruh orang dari semua latar belakang, gender, dan ras.

Meskipun mitos, sebenarnya ada tidak ada efek samping yang berbahaya secara fisik dari masturbasi.

Namun, masturbasi yang berlebihan dapat membahayakan hubungan anda dan kehidupan sehari-hari. Namun memang tidak bisa dipungkiri bahwa masturbasi adalah kegiatan yang menyenangkan, normal, dan sehat.

Mari kita mempelajari lebih lanjut tentang efek samping dan potensi manfaat kesehatan dari kegiatan masturbasi pada pria.

Efek samping dari masturbasi
Masturbasi tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh secara langsung. Namun, beberapa orang mungkin merasa bersalah dengan bermasturbasi atau memiliki masalah dengan kondisi terlalu sering masturbasi.

1. Masturbasi dengan rasa bersalah
Beberapa orang mungkin merasa bersalah atau menyesal tentang masturbasi karena budaya, spiritual, atau keyakinan agama.

Masturbasi tidak salah atau tidak bermoral, tetapi anda mungkin masih mendengar bahwa kegiatan ini adalah sesuatu yang "kotor" dan "memalukan."

Jika anda merasa bersalah atas masturbasi, berbicara dengan seseorang yang anda percayai tentang mengapa anda merasa seperti itu dan bagaimana anda dapat bergerak melewati rasa bersalah itu. Terapis yang mengkhususkan diri dalam kesehatan seksual mungkin adalah salah satu pilihan yang baik untuk anda.

2. Kecanduan untuk masturbasi
Beberapa orang dapat mengalami kecanduan masturbasi. Kondisi dimana anda mungkin akan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk masturbasi, jika anda mengalami kondisi ini, efek yang akan diterima oleh ada pada umumnya adalah:

- Melewatkan tugas atau kegiatan sehari-hari
- Melupakan pekerjaan atau tugas sekolah
- Membatalkan rencana dengan teman atau keluarga
melewatkan acara sosial yang penting

Kecanduan masturbasi dapat membahayakan hubungan anda dan aspek lain dari kehidupan anda. Masturbasi terlalu banyak dapat mengganggu pekerjaan anda, yang dimana akan menurunkan produktifitas anda sebagai pria.

Mungkin juga dapat mempengaruhi hubungan romantis anda dengan wanita anda dan juga persahabatan, karena anda tidak menghabiskan banyak waktu dengan orang yang anda cintai.

Jika anda khawatir atau merasa anda mungkin memiliki kondisi kecanduan masturbasi, konsultasilah dengan dokter tentang cara-cara untuk mengurangi permasalahan masturbasi ini.

Dengan konsultasi bersama dokter anda akan dapat memperbaiki kecanduan anda. Anda juga bisa mengalihkan atau mengganti kegiatan masturbasi dengan kegiatan lain, seperti:
- Pergi berjalan-jalan
- Menulis buku
- Menghabiskan waktu bersama teman
- Melakukan aktifitas atau hobi atau kegiatan lain yang dapat membuat anda teralihkan dari kegiatan masturbasi.

Apakah masturbasi menyebabkan penurunan sensitivitas seksual?

Masturbasi dapat mempengaruhi sensitivitas selama seks untuk pria karena teknik mereka dalam masturbasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa terlalu ketat dalam mencengkeraman penis selama masturbasi dan terlalu sering masturbasi dapat mengurangi sensasi dan sensitifitas anda saat melakukan hubungan seksual.

Manfaat dari masturbasi

Masturbasi adalah aktivitas seksual yang sehat. Karena kegiatan ini memiliki manfaat bagi kesehatan fisik dan mental anda.

Penelitian dan laporan anekdotal menunjukkan bahwa rangsangan seksual, termasuk stimulasi melalui masturbasi, dapat membantu anda dalam hal:
- Meredakan stres 
- Tidur lebih nyenyak
- Meningkatkan mood anda
- Membantu anda untuk rileks
- Membuat anda senang
- Melepaskan keinginan seksual yang tak tersampaikan
- Lebih memahami keinginan dan kebutuhan anda

Masturbasi dan kanker prostat
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ejakulasi yang normal dapat menurunkan risiko kanker prostat. Sebuah studi menemukan risiko kanker prostat menurun sekitar 20 persen pada pria yang ejakulasi setidaknya 2-3 kali seminggu.